iPad dan kelemahannya.   Leave a comment

iPad

Digadang jadi pemimpin pasar komputer tablet, iPad Apple juga memiliki saingan yang berpotensi merebut pasar mereka, antara lain:
1. Dell Mini 5 yang bersistem operasi Android.
2. HP Slate Gadget hasil kolaborasi HP dan Microsoft yang bersistem operasi Windows7.
3. Archos 9 juga memakai os Windows7.
4. Lenovo Ideapad U1 Notebook hybrid yang dapat dipisah menjadi komputer tablet multi-touch.
5. Asus Eee Pad Keluaran Asustek Computer yang akan diluncurkan Juli 2010.

Nah, selain memiliki pesaing yang katanya hampir sama okenya dari segi kecanggihan, ternyata iPad juga memiliki beberapa kelemahan yang menonjol. Mari kita simak kekurangan si gadget pintar ini:

No Multi-tasking
Bekerja dengan menggunakan iPhone OS 3.2 berarti iPad hanya bisa berfungsi secara “one trick at a time”. Meskipun tidak tertutup kemungkinan bahwa Apple Inc bakal memperbaharui dan mengembangkan fitur tersebut pada OS versi berikutnya. Harus diakui multi-tasking merupakan sebuah hal yang sangat penting bagi penguna komputer.

No Drag and Drop File Management
Satu lagi hal buruk yang dipindahkan dari ekosistem iPhone adalah kebutuhan untuk mensinkronkan iPad dengan komputer lain untuk sistem manajemen di konten utama. Jika hal yang sama bisa bekerja pada iPhone dan iPod, maka Anda hanya dapat melakukan hal ini pada satu device saja. Ini merupakan sebuah kendala bagi orang yang memiliki media yang tersebar di beberapa komputer, hard drives, network attached storage unit dan sebagainya. Anda hanya bisa mengunduh konten dari web lewat iTunes. Bagaimana dengan data yang Anda bawa dari kantor dan disimpan dalam komputer di rumah? Hehe..

No USB Port!!!
iPad baru bisa sync via USB-namun hanya saat ditancapkan lewat dock connector. Dan Anda tidak dapat menggunakan external USB keyboard yang sudah Anda miliki tanpa memakai USB adaptor yang harus dibeli terpisah. Anda juga harus menggunakan iPad Camera Connection Kit jika ingin mengambil foto lewat kamera yang USB-enabled. Ini berarti Anda juga wajib menginstal perangkat tambahan(?) saat ingin menggunakan mouse atau bahkan keyboard.

No SD Slot
Berbicara mengenai storage, baik 16GB, 32 GB atau 64GB, maka itulah yang bakal Anda dapat. Mengingat iPad tidak memiliki konektor USB dan atau SD Card reader. Artinya, Anda tidak dapat menggunakan SD card 16GB sebagai semi permanen storage (lagi-lagi) tanpa menggunakan iPad Camera Connection. Sangat-sangat tidak efisien.

No Flash Support

Situs Mashable pernah mendemonstrasikan salah satu keburukan iPad: tidak adanya support untuk Adobe Flash. Sudah beredar kabar bahwa Apple memang tidak menyukai ekosistem Flash. Apple juga berharap bahwa HTML5 segera keluar dan menggantikan dominasi Flash sebagai sebuah teknologi video playback di web.

No HDMI Out
Berbicara mengenai video, Anda juga tidak bisa menemukan port untuk mengkoneksikan iPad ke televisi. Untuk menonton video yang baru saja diunggah ke YouTube di ruang TV bersama keluarga, Anda harus menancapkan adaptor VGA ke Dock Connector yang bakal membatasi resolusi VGA itu sendiri.

No Full HD Playback
Di era High-Definition seperti sekarang ini, miris rasanya jika pabrikan sebesar Apple justru melansir gadget yang tidak compatible untuk memutar tayangan HD. Memang, untuk layar berdimensi 9.7 inci sudah cukup untuk memutar video berukuran 720pixel. Namun kenyataan yang cukup menggangu adalah, ukuran video yang sekarang banyak beredar di internet adalah video yang memiliki dimensi 1080 pixel. Anda harus mengkonversinya baru bisa ditonton lewat layar iPad.

No Camera!?!
WOW!! Sungguh mengenaskan melihat kenyataan bahwa manufaktur sekelas Apple tidak mencangkokkan kamera di iPad. Kalah dengan notebook bermerek iFlank asal negeri Panda. Pengguna tidak bisa melakukan video iChat, Skype video conferencing dan bahkan tidak bisa mengambil gambar untuk diunggah ke Facebook, Flickr, Picasa dan yang lainnya.

No Open SDK
Apple kerap melakukan hal ini. Namun Software Development Kit untuk iPhone OS 3.2-yang merupakan sistem operasional yang juga diaplikasikan di iPad-membuat developer harus menandatangani perjanjian Non-Disclosure Agreement sebelum memulai akses. Perjanjian ini mencegah developer mendiskusikan OS diluar forum Apple yang sah. Hal tersebut berarti programmer yang mengerjakan aplikasi untuk device ini tidak bisa membicarakan platform ke orang lain yang juga belum menandatangani NDA, lewat Twitter misalnya.

Nah, teliti sebelum membeli, ada baiknya pembaca menimbang beberapa kelemahan dan kekurangannya sebelum melakukan keputusan diluar segi keuangan tentunya yang kita tahu kalau iPad masuk ke Indonesia, harganya pasti dibranded selangit seperti iPhone di masa lalu. Dan untuk spesifikasinya, bisa dilihat
disini.

Posted Juni 7, 2010 by dani chiaputra in Apple

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: