Danau Kematian   Leave a comment

Foto ini diambil dari Stasiun Luar Angkasa NASA, lokasi di Berkeley Pitt, Montana. Sekilas terlihat sebagai wilayah wisata yang begitu indah dengan danau luas yang terhampar.  Letaknya didekat kota Butte. Tapi begitu kita mengetahui masa lalu danau ini, rasa takut akan segera menjadi penilaian yang lain bagi kita tentang tempat ini.

Hmm..indah memang. Kita bisa mengunjungi tempat ini dengan membeli tiket dan melihatnya dari sebuah platform khusus. Bahkan ada toko mainan di dekat lokasi ini. Di bawah birunya langit dan air yang tenang serta di tengah teriknya matahari, rasanya ingin kita terjun dan menyelam sepuasnya di danau indah ini.  Lalu mengapa dibilang ini danau kematian?

Danau ini ternyata adalah galian bekas sebuah tambang tembaga yang ditinggalkan pada tahun 1982. Pemerintah setempat telah melarang semua orang untuk mendekati danau ini karena sangat beracun. Sisa bekas tambang penuh dengan kimia yang masih terendam di danau sedalam 274 meter ini. Mangan, besi dan senyawa tembaga membuat danau ini bahkan tidak dapat ditinggali seekor nyamuk pun di sekitarnya. Ada kejadian lalu dimana akibat dari residu tambang, sekelompok angsa salju terbang dan mendarat di danau ini dan angsa-angsa ini tak dapat melewati 24 jam sejak mendarat. Total 342 angsa tewas beberapa saat kemudian. Hingga kini, tak ada sebatang rumput yang bisa tumbuh di sekitar danau. Semuanya kering dan gersang, dan air danau diteliti semakin lama semakin dalam.

Pada 2006, pemerintah telah mengatur ruang di sekitar danau menjadi situs tak yang ditinggalkan karena mengandung limbah berbahaya yang mungkin akan mempengaruhi ekosistem dan kehidupan manusia di sekitarnya. Air dimonitor untuk memastikan racun-racun ini meresap ke mana saja, menjaga tingkat racun tetap di bawah pengendalian dan memindahkan air dengan cara memompa dan menyaringnya ke tempat lain. Namun cara terakhir dirasa agak sulit karena akan memakan waktu lama.

Tapi siklus alam memang ajaib. Beberapa waktu lalu ditemukan adanya mikroba unik, bakteri, alga dan bahkan jamur yang berkembang pesat di sekitar danau ini. Dugaan sementara bakteri dan beberapa makhluk mikro ini mungkin dapat mengobati kanker. Tapi dugaan sebatas dugaan untuk sebuah harapan bagi penyakit modern ini.

Posted Juni 15, 2010 by dani chiaputra in baca aja, berita, foto, wisata

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: